Call us for any questions

+6285156181489

  • 12 July 2022
  • Admin
  • Planning

Bahayakah Sakit Diabetes Pada Ibu Hamil

Bahayakah Sakit Diabetes Pada Ibu Hamil

Banyak penelitian yang menunjukkan jika ibu hamil dengan gula darah tinggi atau hiperglikemia akan meningkatkan terjadinya makrosomia(berat badan diatas 4kg) pada bayi atau pre-eklamsia pada ibu (tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol).
 
Deteksi dini terkait diabetes gestasional sangat penting untuk bisa mengurangi risiko/ komplikasi yang mungkin terjadi pada ibu maupun bayi. Selain deteksi dini diperlukan juga pencegahan serta intervensi bagi para ibu untuk mengurangi angka kejadian diabetes gestasional.

 

Diabetes gestasional adalah diabetes yang berlangsung selama masa kehamilan sampai proses persalinan. Kondisi ini umumnya terjadi pada trimester kedua atau trimester ketiga. Penderita diabetes gestasional berisiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari. Dalam kebanyakan kasus, tidak ada gejala. Tes gula darah selama kehamilan digunakan untuk diagnosis.

 

Terapi yang diberikan pada Ibu hamil dengan diabetes menunjukkan penurunan resiko terjadinya makrosomia, besar usia kehamilan dan juga distokia pada janin.  Karena itulah harus ada terapi yang tepat diberikan pada jenis diabetes ini.Terapi yang diberikan pada ibu hamil dengan diabetes menunjukkan penurunan risiko Pada panduan manajemen diabetes gestasional dari American diabetes association menyebutkan bahwa intervensi awal pada diabetes gestasional adalah dari diet dan aktivitas fisik/ olah raga. Selanjutnya jika memang belum berangsur membaik maka diperlukan intervensi obat-obatan.

 

Apakah Diabetes pada Ibu hamil bisa di cegah? Tentu saja bisa!

Hal ini dapat dicegah dengan melakukan berbagai intervensi sebelum maupun selama kehamilan, seperti:

    Preconception counseling (konseling sebelum kehamilan)
    Melakukan modifikasi diet dan gaya hidup pada ibu hamil dengan diabetes gestasional dengan target:
    • Gula darah sebelum makan atau saat berpuasa  <100mg/dL
    • Gula darah 1 jam setelah makan <140mg/dL
    •  Gula darah 2 jam setelah makan <120mg/dL
    Sedangkan Pada ibu hamil yang sebelumnya memiliki riwayat diabetes baik tipe 1 maupun 2, ditargetkan:
    •  Gula darah sebelum makan/ sewaktu 60-99mg/dL
    •  Gula darah setelah makan 100-129mg/dL
    •  HbA1C <6%
    Menjaga tekanan darah 110-129/65-79 mmHg.
    •  Jika disertai hipertensi maka dapat menggunakan obat anti hipertensi yang aman di minum oleh ibu hamil.
         

Selain hal tersebut, pada ibu yang memiliki riwayat diabetes ataupun diabetes gestasional dianjurkan untuk menggunakan kontrasepsi dan memberikan jarak antar kehamilan minimal 5 tahun. Pada ibu dengan riwayat diabetes maupun diabetes gestasional disarankan untuk membatasi jumlah persalinan, maksimal melahirkan sebanyak 3 kali mengingat risiko makrosomia dan komplikasi lainnya yang juga bisa membahayakan nyawa ibu saat kehamilan sampai proses kelahiran tiba.

 

Karena resiko yang cukup besar inilah, sebaiknya untuk perempuan yang hendak memperolah keturunan sebaiknya rutin berolahraga, menjaga pola makan dan menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Bantu jaga pankreas agar sel-sel pankreas bisa menghasilkan insulin yang dibutuhkan oleh tubuh. Jika dibutuhkan, bisa juga mengonsumsi suplemen untuk menjaga kesehatan pankreas sejak dini, karena mencegah lebih baik dari mengobati.

 

heksatamaprima maklon obat herbal

PT Heksatamprima